“PENGAKUAN DAN PENYESALAN”
oleh : Arie
Zacky Ibrahimovid
Aku di lahirkan di tengah keluarga
yg menjunjung tinggi ajaran ISLAM,dulu waktu aku masih umur 0 s/d 1,5 tahun,ayahku seorang guru agama,sedangkan ibuku,
adalah ibu rumah tangga yg baik di mata
keluarga kami,entah di mata orang lain aku gak mau tau.Tapi entah dengan alasan apa ayahku memutuskan untuk berhenti menjadi seorang guru,mungkin gaji guru terlalu kecil untuk menghidupi keluarga,atau mungkin tempat tugasnya terlalu terpencil,aku kurang tau!!itu adalah keputusannya!
Waktu aku berumur 2th, aku mendapatkan teman bermain,dia adiku.Aku sangat menyayanginya,kami 2 bersaudara,cowok semua. Aku juga menyayangi keluargaku.
Dari bangku TK sampai duduk di bangku SMP,mungkin kami adalah salah satu dari sekian anak yg penurut dan nggak nyusahin orang tua.
Namun ketika kami,khususnya aku duduk di bangku STM,aku mulai membuat orangtuaku gerah.Sekolah sering bolos,uang SPP habis,tiap hari pulang malam.dsb!!
Tapi yg paling parah,aku ikut2an temen jadi ''PEMINUM''dan''PEMAKAI'' mungkin nggak perlu ku jelaskan PEMAKAI apa!!kurasa udah pada ngerti semua.Emang di waktu itu nggak keren kaloc ga’ ngoplo,(kata temen2 sih) Waktu itu temenku banyak yg anak DO,preman pasarlah,sopirlah!!! pokoknya orang jalanan (embongan ” kata” orng sby) begitu pula dgn adikku,malah adikku pernah berurusan dgn POLISI!! gara2 bawa senjata tajam.Emang waktu itu masih musim anak genk,jadi tawuran udah biasa antar genk.Tapi kalok sekarang????ndeso kali ya…
Terus terang aku merasa bersalah sama adikku,aku gak bisa menjadi kakak yg baex unt dia.Semoga adikku baca tulisanku ini. “ im sorry brodher “.Namun ortu kami tdk pernah tau akan semua ini,sampai detik ini. 3 thn di STM aku lalui dgn kekonyolan...!!!
Tapi Tuhan masih baex sama aku,aku lulus dgn nilai yg rumayan bagus.
Setelah tamat dr STM aku nggak kepingin yg namanya kuliah,otakku udah ndak mampu buat berfikir,tanganku udah males unt pegang bolpoin apa lagi buat nulis,pundak udah emoh buat gendong tas sekolah. 2 thn aku nganggur tanpa ada kegiatan,di waktu 2 thn itu kenakalanku semakin menggila,tiap hari mabok,kopler,ndak pernah pulang untung aku gak suka judi.Yang parah lagi aku juga seorang pengedar narkoba,mungkin kaloc sekarang bisa seumur hidup dipenjara kali.
Tapi itu semua berakhir setelah aku di kirim ke Jakarta oleh orangtuaku,untuk ikut OM ku di sana,2 bln di sana aku gak kuat karena jauh dari barang2 yg ku akrapi selama ini,di sana aku gak bisa berbuat apa-apa,karna saudraku seorang anggota Brimob,apalagi serumah.Tapi aku juga punya keinginan untuk sembuh lo… Alhamdulillah setelah berjalan 3 bln dan sampai 6 bulan di sana (tempat Omku),aku sudah terbiasa dengan kehidupan yg normal kembali,seperti aku yang dulu lagi,nggak kenal dengan barang-barang yang hampir 5 th ku akrapi.Menyesal emang datangnya belakangan,coba aku dulu gak sebandel itu,udah jadi Dokter kali ya..!?!?!?!??!?!
Alhamdulillah aku bisa melupakan semuanya sampai detik ini.Aku slalu berdo'a supaya tdk terulang lagi semua itu di masa yg akan datang.
Sekarang ini aku selalu berusaha menerima apapun cobaan yg di berikan TUHAN kepadaku.Mungkin itu sudah konskuensi atas apa yg pernah aku lakukan di masa lalu.
Ya Allah ma'afkanlah semua yg telah aku perbuat di masa lalu. Bapak dan Ibu...maafkanlah atas segala yg telah anakmu ini perbuat,dan trimakasih atas pengorbananmu untuk membesarkan dan mendidik anak-anakmu ini.
InsyaALLAH aku berjanji nggak akan seperti yg telah terjadi. Kisah ini aku tulis dengan kesadaran,dan apa adanya.smoga bermanfa’at bagi pembaca.
Waktu aku berumur 2th, aku mendapatkan teman bermain,dia adiku.Aku sangat menyayanginya,kami 2 bersaudara,cowok semua. Aku juga menyayangi keluargaku.
Dari bangku TK sampai duduk di bangku SMP,mungkin kami adalah salah satu dari sekian anak yg penurut dan nggak nyusahin orang tua.
Namun ketika kami,khususnya aku duduk di bangku STM,aku mulai membuat orangtuaku gerah.Sekolah sering bolos,uang SPP habis,tiap hari pulang malam.dsb!!
Tapi yg paling parah,aku ikut2an temen jadi ''PEMINUM''dan''PEMAKAI'' mungkin nggak perlu ku jelaskan PEMAKAI apa!!kurasa udah pada ngerti semua.Emang di waktu itu nggak keren kaloc ga’ ngoplo,(kata temen2 sih) Waktu itu temenku banyak yg anak DO,preman pasarlah,sopirlah!!! pokoknya orang jalanan (embongan ” kata” orng sby) begitu pula dgn adikku,malah adikku pernah berurusan dgn POLISI!! gara2 bawa senjata tajam.Emang waktu itu masih musim anak genk,jadi tawuran udah biasa antar genk.Tapi kalok sekarang????ndeso kali ya…
Terus terang aku merasa bersalah sama adikku,aku gak bisa menjadi kakak yg baex unt dia.Semoga adikku baca tulisanku ini. “ im sorry brodher “.Namun ortu kami tdk pernah tau akan semua ini,sampai detik ini. 3 thn di STM aku lalui dgn kekonyolan...!!!
Tapi Tuhan masih baex sama aku,aku lulus dgn nilai yg rumayan bagus.
Setelah tamat dr STM aku nggak kepingin yg namanya kuliah,otakku udah ndak mampu buat berfikir,tanganku udah males unt pegang bolpoin apa lagi buat nulis,pundak udah emoh buat gendong tas sekolah. 2 thn aku nganggur tanpa ada kegiatan,di waktu 2 thn itu kenakalanku semakin menggila,tiap hari mabok,kopler,ndak pernah pulang untung aku gak suka judi.Yang parah lagi aku juga seorang pengedar narkoba,mungkin kaloc sekarang bisa seumur hidup dipenjara kali.
Tapi itu semua berakhir setelah aku di kirim ke Jakarta oleh orangtuaku,untuk ikut OM ku di sana,2 bln di sana aku gak kuat karena jauh dari barang2 yg ku akrapi selama ini,di sana aku gak bisa berbuat apa-apa,karna saudraku seorang anggota Brimob,apalagi serumah.Tapi aku juga punya keinginan untuk sembuh lo… Alhamdulillah setelah berjalan 3 bln dan sampai 6 bulan di sana (tempat Omku),aku sudah terbiasa dengan kehidupan yg normal kembali,seperti aku yang dulu lagi,nggak kenal dengan barang-barang yang hampir 5 th ku akrapi.Menyesal emang datangnya belakangan,coba aku dulu gak sebandel itu,udah jadi Dokter kali ya..!?!?!?!??!?!
Alhamdulillah aku bisa melupakan semuanya sampai detik ini.Aku slalu berdo'a supaya tdk terulang lagi semua itu di masa yg akan datang.
Sekarang ini aku selalu berusaha menerima apapun cobaan yg di berikan TUHAN kepadaku.Mungkin itu sudah konskuensi atas apa yg pernah aku lakukan di masa lalu.
Ya Allah ma'afkanlah semua yg telah aku perbuat di masa lalu. Bapak dan Ibu...maafkanlah atas segala yg telah anakmu ini perbuat,dan trimakasih atas pengorbananmu untuk membesarkan dan mendidik anak-anakmu ini.
InsyaALLAH aku berjanji nggak akan seperti yg telah terjadi. Kisah ini aku tulis dengan kesadaran,dan apa adanya.smoga bermanfa’at bagi pembaca.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar